Selama ini tersebar pemahaman di tengah masyarakat bahwa pasangan hidup
–baik suami mupun isteri– setiap manusia sudah ditetapkan oleh Allah
swt. Anggapan ini antara lain disandarkan kepada dalil-dalil berikut.
وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا
لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ
فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ [الروم/21]
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk
kalian isteri-isteri dari diri kalian sendiri, supaya kalian cenderung
dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa
kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar-Rum [30]: 21)
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ
مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ
أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
[النحل/72]
“Allah menjadikan bagi kalian isteri-isteri dari diri kalian dan
menjadikan bagi kalian dari isteri-isteri kalian itu anak-anak dan
cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah
mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?.” (QS.
An-Nahl [16]: 72)
Benar, Allah swt telah menciptakan ibunda Hawa’ dari bagian tubuh nabi
Adam as yaitu tulang rusuk sebelah kiri, dan sekaligus Allah swt
menetapkannya sebagai jodoh Beliau. Namun tidak berarti setiap wanita
yang datang berikutnya juga diciptakan dari hal serupa, sehingga
menganggap pasangan atau jodoh mereka adalah laki-laki pemilik tulang
rusuk yang darinya mereka diciptakan. Penciptaan dari tulang rusuk
tersebut hanya terjadi pada Hawa’, berdasarkan ayat:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا
وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ
إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا [النساء/1]
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah
menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan
isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki
dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan
(mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan
(peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga
dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisaa- [4]: 1)
Sedangkan manusia berikutnya -baik laki-laki maupun wanita-, diciptakan
melalui percampuran antara Adam dan Hawa’. Dengan kata lain mereka tidak
lagi diciptakan dari tanah liat dan tulang rusuk, melainkan dari air
mani. Berdasarkan:
الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ
طِينٍ * ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ
[السجدة/7، 8]
“yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang
memulai penciptaan manusia dari tanah, kemudian Dia menjadikan
keturunannya dari saripati air yang hina (air mani).” (QS. As-Sajdah
[32]: 7-8)
أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ [المرسلات/20]
“Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina [air mani]?” (QS. Al-Mursalat [77]: 20)
Adapun redaksi ayat yang artinya “Dia menciptakan untuk kalian
isteri-isteri dari diri kalian sendiri” maksudnya adalah: Dia
menciptakan untuk kalian isteri-isteri dari jenis kalian sendiri.
Berikut penjelasan Imam Ibn Katsir, terkait ayat di atas.
يذكر تعالى نعمه على عبيده، بأن جعل لهم من أنفسهم أزواجًا من جنسهم وشكلهم
، ولو جعل الأزواج من نوع آخر لما حصل ائتلاف ومودة ورحمة، ولكن من رحمته
خلق من بني آدم ذكورًا وإناثا، وجعل الإناث أزواجا للذكور .
Allah swt menyebutkan nikmat-nikmatNya atas hambaNya, bahwa Dia telah
menciptakan bagi mereka dari diri-diri mereka isteri-isteri dari jenis
dan bentuk mereka. Jika saja Dia ciptakan isteri-isteri mereka tersebut
dari jenis lain, niscaya tidak akan tercapai ketenangan, cinta, dan
kasih sayang. Akan tetapi merupakan rahmat Allah swt menciptakan
keturunan Adam (dalam bentuk) laki-laki dan perempuan, dan menjadikan
yang perempuan sebagai pasangan bagi yang laki-laki. (Tafsir Ibn Katsir,
vol IV, hlm 586)
Sampai di sini diketahui bahwa ayat-ayat Al-Qur'an yang disebut di atas
bukan merupakan dalil untuk bisa mengatakan bahwa urusan jodoh sudah
ditetapkan oleh Allah swt.
Adapun dari hadits, tidak ditemukan yang secara sharih menunjukkan hal
tersebut. Yang ada adalah hadits-hadits yang menyebutkan ditetapkannya
empat perkara bagi janin setelah usia kandungan melewati empat puluh
hari ke-tiga, yaitu: ajal, rizqi, amal perbuatan, dan bahagia atau
sengsara di dunia. Tidak disebutkan di situ ketetapan jodoh atau
pasangannya.
Syara’ Menghendaki Manusia Memilih Sendiri Jodohnya
Berikut ini nash-nash yang menunjukkan bahwa jodoh adalah perkara
ikhtiyari, bukan merupakan qadha’ Allah swt, kecuali pasangan Adam as
dan Hawa di atas, dan pasangan-pasangan tertentu yang tidak diketahui.
Nikah adalah amal shalih, syara’ memerintahkan kepadanya dan melarang dari ber-tabattul (sengaja membujang selamanya)
عن عبيد بن سعد قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : من أحب فطرتي فليستن
بسنتي ومن سنتي النكاح . رواه أبو يعلى قال حسين سليم أسد : رجاله ثقات
Dari Ubaid bin Sa’ad, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang menyukai
fitrahku hedaknya ia bersunnah dengan sunnahku, dan termasuk sunnahku
adalah menikah.” (HR. Abu Ya’la – Husain Salim Asad: rijalnya
terpercaya)
عن عبد الله بن مسعود قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : يا معشر الشباب
من استطاع منكم الباءة فليتزوج فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج ومن لم يستطع
فعليه بالصوم فإنه له وجاء . متفق عليه واللفظ لمسلم
Dari Abdullah bin Mas’ud ra, Rasulullah saw bersabda: “Wahai para
pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat
tinggal) hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan
pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu
ba’ah maka hendaknya ia berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai
baginya.” (Muttafaq ‘Alayh – lafazh milik Muslim)
عن الحسن عن سمرة : ان نبي الله صلى الله عليه و سلم نهى عن التبتل . رواه أحمد . تعليق شعيب الأرنؤوط : رجاله ثقات
Dari Samurah ra, bahwa Rasulullah saw melarang dari tabattul (sengaja
membujang untuk selamanya). (HR. Ahmad bin Hambal – Syu’aib Al-Arnauth:
rijalnya terpercaya)
Karena tergolong amal shalih, maka manusia diberi pilihan antara
melakukannya atau meninggalkannya dengan konsekwensinya masing-masing.
Dengan menikah berarti melakukan sunnah Rasulullah saw, dan dengan
ber-tabattul berarti seseorang akan mendapatkan dosa.
Perintah untuk menikahi/menikahkan orang yang baik agamanya,
penyayang, dan subur, dan larangan dari menikahi/menikahkan orang yang
buruk agamanya.
وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّى يُؤْمِنَّ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ
خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ وَلَا تُنْكِحُوا
الْمُشْرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُوا وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ
مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُولَئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ
وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ
وَيُبَيِّنُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ [البقرة/221]
“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka
beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita
musyrik, walaupun dia menarik hatimu. dan janganlah kamu menikahkan
orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka
beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik,
walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka, sedang Allah
mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka
mengambil pelajaran.” (QS. Al-Baqarah [2]: 221)
الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ
لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى
الْمُؤْمِنِينَ [النور/3]
“Laki-laki yang berzina tidak menikahi melainkan perempuan yang berzina
atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dinikahi
melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang
demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin.” (QS. An-Nur [24]:
3)
عن أبى هريرة قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : تنكح المرأة لأربع لمالها
ولحسبها ولجمالها ولدينها فاظفر بذات الدين تربت يداك . رواه البخارى
ومسلم
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Seorang wanita itu
dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena garis
keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah yang
baik agamanya maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)
عن أبي هريرة قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : إذا أتاكم من ترضون خلقه
و دينه فانكحوه إلا تفعلوا تكن فتنة في الأرض وفساد عريض . رواه الحاكم
وقال هذا حديث صحيح الإسناد و لم يخرجاه
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Apabila datang kepada
kalian siapa yang kalian ridhai akhlak dan agama nya, maka nikahkanlah
ia. Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah dan muka bumi
dan kerusakan yang luas.” (HR. Al-Hakim – sanadnya shahih)
عن أنس بن مالك قال : كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يأمر بالباءة
وينهى عن التبتل نهيا شديدا ويقول تزوجوا الودود الولود اني مكاثر الأنبياء
يوم القيامة . رواه أحمد بن حنبل . تعليق شعيب الأرنؤوط : صحيح لغيره ,
وهذا إسناد قوي
Dari Anas bin Malik ra; adalah Rasulullah saw memerintahkan untuk ba’ah
(kemampuan memberi tempat tinggal) dan melarang perbujangan dengan
larangan yang keras, Beliau bersabda: “Nikahilah wanita yang penyayang
dan subur (karena) aku akan melebihi para nabi (jumlah umatnya) di hari
kiamat kelak.” (HR. Ahmad bin Hambal – Syu’aib Al-Arna’uth: sanadnya
kuat)
Karena syara’ hanya menentukan kriteria-kriteria sebagaimana di atas,
maka wanita non-mahram manapun dan siapapun yang baik agamanya pantas
untuk dinikahi, dan sebaliknya wanita musyrikah (non-muslimah selain
ahli kitab) dan pezina yang belum bertaubat manapun dan siapapun haram
untuk dinikahi. Keduanya tidak akan luput dari hisab Allah swt di hari
kiamat kelak. Ini menandakan Allah swt tidak menetapkan orang-orang
tertentu menjadi jodoh orang-orang tertentu pula.
Kebolehan berpoligami
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ
لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ
أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ
أَدْنَى أَلَّا تَعُولُوا [النساء/3]
“dan jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil terhadap (hak-hak)
perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian
jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang
saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih
dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS. An-Nisa [4]: 3)
Kemubahan hukum poligami semakin menunjukkan bahwa Allah swt tidak
menetapkan jodoh setiap orang. Karena apabila telah ditetapkan bahwa
setiap orang hanya memiliki satu jodoh, jika dia berpoligami berarti dia
akan mengambil jodoh orang lain. Atau sebaliknya, apabila telah
ditetapkan bahwa setiap orang memiliki empat jodoh, jika dia tidak
berpoligami berarti akan ada tiga wanita yang tidak menikah.
Syara’ membolehkan talak dan khulu’
عن ابن عمر قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أبغض الحلال إلى الله الطلاق . رواه أبو داود وابن ماجه والحاكم وقال : صحيح الإسناد
Dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah saw bersabda: “Perkara halal yang
paling tidak disukai Allah swt adalah Talak.” (HR. Abu Dawud, Ibnu
Majah, dan Al-Hakim – Adz-Dzahabi: sesuai syarat Muslim)
Kebolehan talak dan khulu’ yang sifatnya pilihan menunjukkan bahwa
suami/isteri setiap orang yang ada bukanlah jodoh yang telah ditetapkan.
Karena sebagaimana mereka dinikahi dengan pilihan, merekapun bisa
ditalak dan dikhulu’ dengan pilihan pula.
Syara’ membolehkan menikah lagi setelah isteri/suami meninggal
وَالَّذِينَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُونَ أَزْوَاجًا يَتَرَبَّصْنَ
بِأَنْفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا فَإِذَا بَلَغْنَ
أَجَلَهُنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا فَعَلْنَ فِي أَنْفُسِهِنَّ
بِالْمَعْرُوفِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ [البقرة/234]
“Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan
isteri-isteri (hendaklah Para isteri itu) menangguhkan dirinya
(ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. kemudian apabila telah habis
'iddahnya, Maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat
terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu
perbuat.” (QS. Al-Baqarah [2]: 234)
Wanita yang ditinggal mati suaminya boleh baginya untuk menikah lagi dan
boleh juga baginya untuk tidak menikah lagi (maka tiada dosa bagimu
(para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang
patut). Jika jodoh telah ditetapkan, tentunya hanya ada satu pilihan
bagi wanita tersebut, tidak boleh menikah lagi karena jodohnya sudah
“habis”, atau harus nikah lagi karena jodohnya “masih ada”.
Ini semua membuktikan bahwa jodoh bukan ketetapan dari Allah swt, karena
sifatnya ikhtiyari (pilihan), yang untuk selanjutnya akan dihisab oleh
Allah swt.
Mungkin ada yang berpikiran bahwa dalam syari'at Islam, seorang wanita
bisanya hanya memilih laki-laki yang melamarnya saja, sedangkan kalau
tidak ada yang datang melamar dia tidak bisa berbuat apa-apa. Pikiran
ini kurang tepat, karena wanitapun juga bisa menawarkan dirinya kepada
siapa-siapa laki-laki yang dianggap baik untuk menikahinya atau bisa
dipercaya untuk mencarikan jodoh baginya.
عن سهل بن سعد أن امرأة عرضت نفسها على النبي صلى الله عليه وسلم فقال له
رجل يا رسول الله زوجنيها فقال ما عندك قال ما عندي شيء قال اذهب فالتمس
ولو خاتما من حديد فذهب ثم رجع فقال لا والله ما وجدت شيئا ولا خاتما من
حديد ولكن هذا إزاري ولها نصفه قال سهل وما له رداء فقال النبي صلى الله
عليه وسلم وما تصنع بإزارك إن لبسته لم يكن عليها منه شيء وإن لبسته لم يكن
عليك منه شيء فجلس الرجل حتى إذا طال مجلسه قام فرآه النبي صلى الله عليه
وسلم فدعاه أو دعي له فقال له ماذا معك من القرآن فقال معي سورة كذا وسورة
كذا لسور يعددها فقال النبي صلى الله عليه وسلم أملكناكها بما معك من
القرآن . رواه البخاري
Dari Sahl bin Sa'ad ra, bahwa ada seorang wanita menawarkan dirinya
kepada Nabi saw, kemudian seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw:
Wahai Rasulullah nikahkan ia dengan ku, Beliau bersabda: Apa yg kau
punya (untuk mahar)? dia berkata: Aku tidak punya apa-apa, Beliau
bersabda: Pergi dan carilah sesuatu meski hanya berupa cincin dari besi,
maka laki-laki itu pergi kemudian kembali lagi lalu berkata: Demi Allah
aku tidak menemukan apa-apa tidak pula cincin dari besi, aku hanya
punya sarung ini kuberikan separuh untuknya (sebagai mahar), Sahal
berkata: Ia tidak punya pakaian lagi, Nabi bersabda: Apa yang kamu
perbuat dengan sarungmu itu sedangkan kalau kamu memakainya dia tidak
kebagian apa-apa darinya dan kalau dia memakainya kamu tidak kebagian
apa-apa darinya, kemudian laki-laki itupun duduk, hingga karena begitu
lamanya ia berdiri (untuk pergi), lalu Nabi melihatnya dan memanggilnya
atau dipanggilkan untuknya, lalu Beliau bersabda: Apa yang ada padamu
dari (hafalan) Al-Qur'an?, ia berkata: Aku hafal surat ini dan surat
ini, dia menyebutkan surat-surat yang dihafalnya, maka Nabi saw
bersabda: Aku serahkan wanita itu dengan (mahar) apa yang kamu hafal
dari Al-Qur'an. (HR. Bukhari)
Sikap Seorang Muslim
Dengan demikian, maka sikap seorang muslim adalah menentukan jodoh atau
calon pasangannya dengan sebaik mungkin, yaitu dengan mengacu kepada
kriteria-kriteria yang telah ditentukkan syara’, serta tidak lupa pula
mengiringinya dengan doa:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا [الفرقان/74]
"Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan
keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam
bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon [25]: 74)
Dan menjaga kesucian diri sendiri dari segala bentuk kemaksiatan, baik
zhahir maupun bathin. Karena sebagaimana kita bisa memilih berdasarkan
kriteria-kriteria yang baik tersebut, dipilihnya kita atau tidak juga
akan ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria yang sama.
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ
وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُولَئِكَ
مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
[النور/26]
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki
yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita
yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik
adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu
bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi
mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur [24]: 26)
Oleh karenanya, dalam sebuah hadits ada ketentuan:
عن أبي هريرة قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : إذا أتاكم من ترضون خلقه
و دينه فانكحوه إلا تفعلوا تكن فتنة في الأرض وفساد عريض . رواه الحاكم
وقال هذا حديث صحيح الإسناد و لم يخرجاه
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Apabila datang kepada
kalian siapa yang kalian ridhai akhlak dan agama nya, maka nikahkanlah
ia. Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah di muka bumi
dan kerusakan yang luas.” (HR. Al-Hakim – sanadnya shahih)
Minggu, 28 Februari 2016
Bacaan dan Niat Shalat Tahajud
Terjemahan Niat Shalat Tahajud, ” USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA ”, kemudian untuk Pengertian Niat Shalat Tahajud diatas, ”’ Aku Niat Shalat Sunah Tahajud dua raka’at karena Alloh Ta’ala ”’.
Setelah membaca Niat Shalat Sunah
Tahajud lalu dilanjut dg membaca Doa Shalat Tahajud Surat Al Fatihah,
lalu membaca Suratan pd Rakaat pertama dan Rakaat kedua, Ruku, Itidal,
Sujud sampai yg terakhir Salam.
Setelah membaca Surat Al Fatihah seperti diatas anda bisa membaca Surat An Nas di Raka’at pertama seperti dibawah ini
Kemudian anda Ruku, Itidal, Sujud dan kembali ke Raka’at Kedua dan
membaca lagi Surat Al Fatihah, kemudian membaca Suratan pada Raka’at
kedua. Untuk Bacaan Suratanya bisa dg membaca Doa Shalat Tahajud Surat Al Falaq seperti dibawah
Mengapa anda diutamakan membaca bacaan
Doa Shalat Sunah Tahajud Suratan An Nas dan Al Falaq seperti diatas
karena kedua Suratan tersebut mempunyai pengertian untuk memohon
perlindungan kpd Alloh dari segala macam godaan setan. Namun anda bisa
membaca Suratan lainnya di masing – masing Raka’atnya, tidak harus
membaca Surat Al Falaq dan Surat An Nas.
Do'a setelah shalat tahajud
Adapun Setelah Mengerjakan Shalat Sunah Tahajud maka duduklah dg khusyu sambil membaca bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud atau di awali dulu dg bacaan – bacaan dzikir seperti membaca Istighfar,Tasbih, Tahmid, dan Shalawat Nabi karena dg Berzikir kita menjadi lebih dekat dg Alloh.
Bacaan Dzikir Istighfar tersebut sebaiknya dibacakan sebanyak – banyaknya atau minimal sebanyak 100 kali, setelah itu bisa dilanjutkan dg membaca Tasbih dan Shalawat Nabi.
Bacaan Dzikir Tasbih (diatas) dan Shalawat Nabi Muhammad Saw (dibawah) dibacakan sebanyak 32 kali atau lebih
Ingat bahwa fungsi dari Berdzikir itu untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Sang pecipta Alloh Swt sehingga sebaiknya di bacaan dg ikhlas dan khusyu. Setelah anda selesai Berzikir anda bisa langsung membaca Bacaan Doa Setelah Shalat Tahajud yg sdh saya buat dibawah ini, tinggal anda baca, hafallkan dan diamalkan dirumah.
Setelah selesai membaca Doa Setelah Shalat Tahajud tersebut, maka anda
bisa berbaring kembali ketempat tidur anda sambil membaca Ayat Kursi,
Kemudian Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Nas atau anda bisa
sambil menunggu Waktu Shalat Subuh dg membaca bacaan Ayat Suci Al –
Qur’an.
Semoga bermanfaat....
SYARAT MENJADI IMAM SHALAT DIMASJID
Dalam kitab Fiqh al-Islami wa Adillatuhu karya Syaikh Wahbah Al-Zuhaili (Dekan Fakultas Syariah Universitas Damaskus, alumni Doktoran Universitas Al-Azhar, Mesir) disebutkan bahwa ada 9 (sembilan) syarat utama menjadi imam dalam shalat, yaitu:
- Islam
- Berakal
- Baligh (mumayyiz)
- Laki-laki
- Suci dari hadas
- Bagus bacaan dan rukun-nya
- Bukan makmum (disepakati 3 mazhab)
- Selamat, sehat (tidak sakit), tidak uzur
- Lidahnya fasih, dapat mengucapkan bahasa Arab dengan tepat.
Andai saat berkumpul ummat Islam untuk shalat, lalu semua yang hadir memiliki 9 syarat diatas, maka yang lebih layak menjadi imam shalat adalah (syarat ini dipenuhi secara ber-urutan):
- Wali (pemimpin)
- Imam ratib (yang diangkat oleh wali)
- Orang yang paling memahami tentang fiqih
- Orang yang paling banyak hafalan dan bagus bacaannya
- Orang yang paling wara’
- Di zaman Rasulullah, orang yang terlebih dahulu hijrah
- Lebih dahulu masuk Islam
- Nasabnya baik
- Perjalanan hidupnya lebih baik
- Lebih bersih pakaiannya
- Badannya bersih
- Memiliki kepakaran
- Suaranya bagus
- Lebih tampan
- Sudah menikah.
Semoga Bermanfaat.. Wasaalam......
Kamis, 25 Februari 2016
9 Tips Maju Mundur CANTIK ala wanita muslim
Setiap Kaum Hawa ( Wanita ) ingin sekali menjadi cantik. Karena pada hakikatnya wanita
identik dengan kecantikan. Tapi, kecantikan seperti apa yang kalian
inginkan? Dalam pandangan Islam kecantikan itu bukan dilihat dari
jasmani semata. Oleh sebab itu, sebagai wanita muslimah kita harus bisa
menjadi wanita cantik sesuai dengan apa yang dianjurkan dalam agama
Islam.Bila kalian sebagai wanita muslimah ingin terlihat cantik dalam pandangan Islam, berikut ada beberapa cara yang dapat kalian lakukan untuk mewujudkannya.
1. Jadikanlah ghadul bashar (menundukkan pandangan) sebagai celak bagi kedua belah alis mata kalian. Insya Allah, pandangan visual kalian akan menjadi makin jernih dan bening.
2. Oleskanlah lipstik kejujuran dan kebenaran (alhaq) pada ulasan bibir delima kalian. Insya Allah, ukiran senyuman kalian akan bertambah manis dan dihargai sesama.
3. Bedakkanlah raut wajah kalian dengan kosmetik yang berasaskan malu dan keadaban. Insya Allah, kesederhanaan lahiriah yang kalian biasakan itu akan menyejukkan mata yang memandang.
4. Lumurkanlah sabun istighfar ke sepelusuk anggota badan kalian. Insya Allah, ia bisa mengikis daki kotoran dosa dan kesalahan yang telah kalian lakukan.
5. Rawatkanlah rambut kalian dengan hijab Islami. Insya Allah, ia akan menyelimuti azarauljasad sang hawa daripada menjadi mangsakerakusan insan yang terlepas daripada tambatan keimanannya.
6. Sarungkanlah kedua-dua belah tangan kalian dengan gelang sedekah dan jari-jemari kalian dengan cincin ukhuwwah Islamiyyah. Insya Allah,kelak kalian akan temui warga sholihin yang nilainya melangkaui segunung emas permata.
7. Alunkanlah kemerduan dan kesyahduan suara kalian dengan tilawatul Qur’an dan zikrullah. Insya Allah, berkat kekhusyukan dan penghayatan, hulwatul Iman akan dikecapi ruh kalian sebagaimana lidah merasakan kemanisan makanan.
8. Luruskanlah postur tubuh badan kalian dengan ketulusan dalam menunaikan shalat dan pengibadatan kepada Allah. Insya Allah, takkan Dia sia-siakan keikhtilasan atau keikhlasan atau keistiqomahan kalian dalam mencari keridhoan-Nya.
9. Hembuskanlah nafas taabud wa taqarrub ilallah ke dalam ruh dan sanubari kalian. Insya Allah, selama itu takkan kalian rasai ketandusan kasih sayang maupun kegelisahan dalam kehidupan.
Wasalaamm.......
Rabu, 24 Februari 2016
Trik Istri Agar Selalu Disayang Suami
Semua wanita yang telah memiliki suami tentu ingin suaminya selalu
sayang terhadap dirinya. Namun untuk membina rumah tangga yang harmonis
tidak selalu berjalan mulus tanpa usaha yang harus kita lakukan, salah
satunya menjaga sikap dan prilaku didepan pasangan Anda. Lalu, sikap
bagaimana yang harus dilakukan agar suami tidak jenuh dan tetap sayang?
Baiknya lakukan hal ini jika Anda ingin terus disayang suami.1. Bangun Lebih Awal Dari Suami
Bangun lebih awal dari suami merupakan salah satu contoh membangun sikap yang baik dimata suami. Tentu suami akan terasa jengkel apabila ia terbangun namun Anda sendiri masih terlelap dalam tidur. Bukankah hal itu sangat tidak baik? Suami Anda akan berpikir kalau Anda tidak pernah serius untuk mengurus rumah tangga. Lebih baik bangunlah lebih awal dari suami dan siapkan kebutuhan suami untuk berangkat kerja seperti sarapan dan kebutuhan lainnya.2. Berpenampilan Menarik Didepan Suami
Adakalanya Anda harus berdandan lebih menarik didepan suami, yang
tentu suami juga akan senang bila melihat istrinya cantik, karena
biasanya wanita hanya terlihat cantik pada masa mereka pacaran saja,
alasannya juga klasik yaitu karena sibuk mengurus anak, padahal untuk
berpenampilan menarik didepan suami tidak perlu berdandan yang nyentrik,
cukup bersolek sederhana ala kadarnya agar enak dipandang suami. 3. Selalu Minta ijin Saat bepergian
Hal ini memang sangat sepele. Tapi perlu Anda ketahui, hanya dengan meminta ijin pada suami untuk pergi, suami akan merasa sangat senang, karena Ia akan merasa dihargai oleh istrinya sebagai suami. Selain membuat suami tidak khawatir, meminta ijin saat pergi juga bisa menambah rasa kepercayaan suami terhadap Anda.4. Sambut Dengan Senyuman
Saat suami pulang kerja berikanlah Ia sedikit senyuman untuk mencairkan kelelahannya seharian mencari nafkah. Hal ini sangat bermanfaat untuk semangat sang suami setelah seharian bekerja. Anda juga bisa berbasa-basi seperti “Lelah ya mas?” atau “dijalan macet ya pak?” sembari memberi sedikit senyuman.5. Beri Pujian Dan Perhatian
Masalah yang sering terjadi setelah menikah biasanya adalah pelitnya pasangan untuk memberi pujian dan perhatian, padahal pada masa pacaran pujian selau terlontar dari sebuah hubungan. setelah menikah tidak ada lagi yang mengingatkan suami makan siang, menanyakan kabar diperjalanan karena khawatir. Oleh karena itu ada baiknya bangun kembali budaya saling memuji dan perhatian setelah menikah. Karena hal ini adalah cara ampuh menunjukkan rasa sayang Anda terhadap suami dan bisa menguatkan hubungan Anda dan suami.6. Teman Curhat Suka Dan Duka
Terkadang suami sedang mengalami masalah dikantornya atau dengan relasinya. Tentu suami akan memiliki beban yang berat selain rumah tangganya. maka dari itu Anda sebagai istri harus bisa menjadi teman curhat yang baik dimata suami. Dengarkan keluhannya dengan baik, walau tidak bisa memberi solusi, cukup mendengar curhatan suami dengan baik saja sudah bisa membuat hatinya lega dan tenang. Karena jika Anda saja tidak bisa mendengarkan keluh hatinya. siapa lagi yang akan menjadi teman curhatnya?7. Lemah Lembut Dalam Bicara
Bukan orang lain saja, Suami juga sangat senang memiliki istri yang lemah lembut dan santun dalam berbicara. meski Anda sedang marah atau memiliki masalah, biasakanlah berlemah lembut berbicara dengan suami, karena ini salah satu bentuk kesopanan Anda dimata suami. hindari berbicara keras didepan suami yang pada akhirnya akan membuatnya tersinggung.Saran Kami Jika Anda menemui persoalan dan masalah, segera bicarakan dengan suami, hindari menyimpan masalah dalam hati. Apalagi ngambek dan pergi meninggalkan suami di rumah sendiri, yang tentunya akan membuat masalah baru dalam rumah tangga Anda.
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
(Q.S.al-Nisa (4) : 34)
Syarat Nikah Dan Rukun Nikah Dalam Islam
“Dan nikahkanlah
orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak
(menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang
perempuan. Jika mereka miskin niscaya Allah akan memampukan mereka
(menjadikan mereka kaya) dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas
(pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur : 32)
Rukun nikah
Sekian Penjelasannya.... SALAM Blogerrrr....
Rukun & Syarat Sah Nikah
- Pengantin lelaki (Suami)
- Pengantin perempuan (Isteri)
- Wali
- Dua orang saksi lelaki
- Ijab dan kabul (akad nikah)
Syarat bakal suami
- Islam
- Lelaki yang tertentu
- Bukan lelaki mahram dengan bakal isteri
- Mengetahui wali yang sebenar bagi akad nikah tersebut
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
- Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
- Mengetahui bahawa perempuan yang hendak dikahwini adalah sah dijadikan isteri
- Islam
- Perempuan yang tertentu
- Bukan perempuan mahram dengan bakal suami
- Bukan seorang khunsa
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Tidak dalam idah
- Bukan isteri orang
- Islam, bukan kafir dan murtad
- Lelaki dan bukannya perempuan
- Baligh
- Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Tidak fasik
- Tidak cacat akal fikiran,gila, terlalu tua dan sebagainya
- Merdeka
- Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya
Syarat-syarat saksi
- Sekurang-kurangya dua orang
- Islam
- Berakal
- Baligh
- Lelaki
- Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
- Dapat mendengar, melihat dan bercakap
- Adil (Tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak berterusan melakukan dosa-dosa kecil)
- Merdeka
- Pernikahan nikah ini hendaklah tepat
- Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
- Diucapkan oleh wali atau wakilnya
- Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(nikah kontrak e.g.perkahwinan(ikatan suami isteri) yang sah dalam tempoh tertentu seperti yang dijanjikan dalam persetujuan nikah muataah)
- Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
Syarat qabul
- Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
- Tiada perkataan sindiran
- Dilafazkan oleh bakal suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
- Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(seperti nikah kontrak)
- Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
- Menyebut nama bakal isteri
- Tidak diselangi dengan perkataan lain
Kriteria Wanita Pujaan Pria
Sudah menjadi kodratnya jika Perempuan memang diciptakan untuk
laki-laki. Dalam artian bukan semua laki-laki, hanya laki-laki beruntung
yang akan mendapatkan perempuan yang luar biasa dan berlaku sebaiknya.
Idealnya suatu peresmian jalinan jodoh dalam pernikahan yang sakral
hanya dilakukan sekali seumur hidup. Sehingga diperlukan persiapan yang
matang serta seleksi yang ketat jika memang ingin menjalin suatu
komitmen pernikahan, agar tidak timbul penyesalan di kemudian hari. Jadi
bukan sekedar kecantikan fisik atau kemapanan ‘dompet’ yang menjamin
keutuhan suatu jalinan cinta. Tetapi yang lebih penting adalah
pengenalan karakter dan tipikal antar pasangan secara mendalam sehingga
saling mengenal luar dalam. Mengutip kalimat mutiara dari seorang
Penulis, Eckhart Tolle “To Love is To Recognize Yourself in Another”.
Maka menjadi sangat penting mengenali tipe atau karakter asli dari
calon pasangan lawan jenis. Dan kali ini, saya ingin mencoba menuliskan
tipikal atau karakter kaum hawa yang paling diidamkan oleh Pria.
Secara umum semua Pria memang menginginkan pasangan dengan kecantikan
fisik yang sempurna dan penuh perhatian. Namun ini tentunya bukanlah
inti atau karakter wanita yang paling utama yang dijadikan acuan. Pria
tak mau juga suatu saat ketika berkeluarga istrinya lebih mementingkan
biaya ke salon untuk perawatan daripada biaya primer lainnya. Atau Pria
justru akan illfill jika setiap hari harus bertemu dengan
pacarnya yang tiap menit meminta untuk berhenti merokok dan menceramahi
setiap cara berpakaiannya. Wanita perhatian yang dimaksud bukan serta
merta menggantikan posisi ibu di usia anak-anak yang setiap hari hadir
dengan berbagai aturan atau larangan (ini tentu saja baik di masa
anak-anak) dan bahkan mendengarkan ocehan selama berjam-jam di telepon. Ini tentu saja sangat membosankan! Jika sudah demikian, Pria akan mengambil langkah mundur secara perlahan dan mengembara kembali untuk cinta yang baru.Lalu bagaimanakah tipe perempuan idaman laki-laki yang bisa membuat bertekuk lutut dan bukan sekedar cantik? Salah satu Quotedari seorang bintang Inggris Audrei Hepburn ini mungkin dapat menjelaskan tipe wanita idaman pria yang bukan sekedar mengandalkan fisik, atau fashion.
“The beauty of a woman is not in the clothes she wears, the figure that she carries, or the way she combs her hair. The beauty of a woman is seen in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides. True beauty in a woman is reflected in her soul. It’s the caring that she lovingly gives, the passion that she shows & the beauty of a woman only grows with passing years.”
Maka Berikut ini lima tipikal wanita yang mampu menaklukkan hati laki-laki lebih dari sekedar kecantikan.
1. Lembut dan Pemalu
Salah satu alasan mengapa Pria mencari jodoh Perempuan adalah karena mengharapkan kelembutan dari seorang wanita. Jika ingin yang keras dan tegas tentunya sudah cari yang sama…. Lembut tentu saja bukan berarti lemah dan rapuh. Sudah menjadi kecenderungan sebagian besar Pria lebih menyukai sikap perempuan yang sopan dan sabar menghadapi permasalahan karena pasti akan lebih setia. Walau ada pria yang lebih menyukai Wanita agresif, tapi untuk dijadikan istri tipikal wanita pemalu tampaknya lebih menjanjikan untuk mempertahankan prinsip monogami. Perempuan yang lemah lembut pasti akan selalu tenang, tulus dan menyejukkan sehingga bisa menjaga kestabilan hubungan. Jika terlalu agresif, bisa-bisa setiap pria lewat dilirik. Ngeri kan?
2. Berwawasan Luas
Ini salah satu tipikal yang penting dan menjadi idaman pria. Hubungan yang baik ditentukan oleh komunikasi yang baik juga. Sehingga kelanggengan suatu hubungan juga dipengaruhi seberapa intensifnya jalinan komunikasi antar kedua belah pihak. Ketika berbicara dengan pasangan tentu saja harapannya adalah kedua belah pihak merasanyambung dan topik yang dibicarakan menarik. Selain itu, perempuan cerdas dan berwawasan luas akan mampu diandalkan untuk memberi masukan kepada pria di masa-masa sulit. Jika sudah demikian, Pria mana yang tidak akan bangga memiliki Perempuan Cerdas?
3. Tidak Dominan
Di zaman sekarang memang wanita dituntut untuk bisa hidup mandiri dan bebas mengemukakan pendapat sendiri dengan kesetaraan hak dengan Pria. Tidak ada yang salah dengan ini, asalkan saja dalam hubungan bersama pasangan seorang Wanita mampu memposisikan diri sebagai wanita sesuai aturannya. Rasanya tidak ada pria yang lebih menyukai menunggu perintah daripada pemberi perintah. Walau keduanya harus seimbang, namun wanita yang mau mengalah dan memposisikan Pasangannya sebagai pemimpin akan menjadi pujaan pria.
4. Care
Perhatian seorang Wanita atau Pacar kepada hal-hal kecil dan detail tentunya akan menambah nilainya di mata pria. Walau tak sedikit Pria yang tidak menyukai kejutan-kejutan pesta ulang tahun dan sejenisnya. Tapi rasanya tak akan ada Pria yang tidak langsung memeluk pacarnya dengan penuh kasih sayang ketika Sang wanita mengingat tanggal lahir Ibu dari Pasangannya. Kepedulian seorang wanita akan keluarga pasangannya tentu saja akan membuat pria terharu dan makin cinta. Atau adanya keinginan wanita untuk mengenal teman dan lingkungan pergaulan pasangannya. Hobbi atau kebiasaan kecil pria yang mendapat perhatian dari seorang wanita juga akan menjadikan wanita tersebut memenuhi hati pria manapun.
5. Religius dan Keibuan
Semua pria tentu saja berharap lebih baik ketika ingin menjalin suatu hubungan dengan wanita baik secara mental maupun spiritual. Wanita yang religius dan mampu mengarahkan pacarnya ke arah yang lebih baik dengan cara-cara yang lembut tentu saja menjadi harapan semua pria di dunia. Karena ini juga akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga dan didikan anak nantinya. Wanita yang aktif pelayanan di Gereja atau Masjid itu culun? SALAH BESAR!
Ada pepatah yang mengatakan di balik kesuksesan seorang pria pasti ada wanita di sampingnya. Pepatah ini tentu saja benar adanya jika memang menemukan wanita yang benar-benar mampu menjaga kehormatannya dengan bersikap baik dan memiliki karakter terpuji. Suksesnya suatu hubungan memang menjadi tanggungjawab kedua pribadi yang berkomitmen, namun percaya atau tidak wanita memainkan peran besar dalam keberhasilan suatu hubungan selama Prianya masih berada di golongan yang bertanggungjawab. Memiliki wanita dengan karakter terpuji tersebut tentunya suatu anugerah bagi pria manapun. Dan tak ada satupun pria yang akan menolak dan tidak mencintai sepenuh hati wanita dengan karakter di atas. Jangankan harta, jiwa dan ragapun rela dikorbankan demi mempertahankan cinta wanita yang demikian. Pertanyaannya seberapa banyak wanita dengan karakter demikian yang masih eksis di dunia? Semoga Kita memiliki salah satunya!
Langganan:
Postingan (Atom)




